Showing posts with label Nasehat. Show all posts
Showing posts with label Nasehat. Show all posts

Monday, April 07, 2025

Bersegera Hadir Shalat Jum'at

Hal pertama yang dianjurkan bagi mereka yang berangkat ke masjid untuk shalat Jum’at adalah at-taqbir ilal masjid wa al-qurbu minal imam, yaitu bersegera datang ke masjid dan mendekat kepada imam. Semakin cepat seseorang datang ke masjid untuk menghadiri shalat Jum’at, maka semakin besar kemuliaan dan pahala yang diperolehnya.

Begitu pula dalam hal mendekat kepada imam, semakin dekat posisi kita dengan imam, maka semakin besar pula pahala yang didapatkan. Oleh karena itu, bersegera menuju masjid dan menempati posisi yang lebih dekat dengan imam merupakan amalan yang sangat dianjurkan bagi makmum dalam shalat Jum’at.

Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Beliau bersabda:

مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُسْلَ الْجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَةً فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ حَضَرَتْ الْمَلَائِكَةُ يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ

“Barang siapa mandi pada hari Jum’at sebagaimana mandi janabah, lalu berangkat menuju masjid, maka dia seolah berkurban dengan seekor unta. Barangsiapa yang datang pada kesempatan (waktu) kedua maka dia seolah berkurban dengan seekor sapi. Barangsiapa yang datang pada kesempatan (waktu) ketiga maka dia seolah berkurban dengan seekor kambing yang bertanduk. Barangsiapa yang datang pada kesempatan (waktu) keempat maka dia seolah berkurban dengan seekor ayam. Dan barangsiapa yang datang pada kesempatan (waktu) kelima maka dia seolah berkurban dengan sebutir telur. Dan apabila imam sudah keluar (untuk memberi khuthbah), maka para malaikat hadir mendengarkan dzikir (khuthbah tersebut).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini dengan jelas memberikan pemahaman kepada kita bahwa semakin seseorang berangkat lebih awal untuk shalat Jum’at, maka semakin besar pahala yang akan diperolehnya. Semakin cepat seseorang menuju masjid untuk menunaikan shalat Jum’at, semakin besar pula ganjaran yang dijanjikan. Hal ini menunjukkan betapa dianjurkannya untuk bersegera pergi ke masjid pada hari Jum’at.

sumber:radiorodja read more...

Monday, May 08, 2023

Target Besar vs Lemahnya Tekad

Sebagian orang bilang cita²mu terlalu tinggi, aku bilang pada kamu:

"Mungkin tekad mereka yg lemah. Keberhasilan menakjubkan & penemuan besar di dunia banyak terjadi melalui perjuangan demi perjuangan sekalipun tadinya bagi banyak orang itu mimpi yang mustahil menjadi kenyataan.

Berapa nenek yang akhirnya sukses menjadi hafizhoh yang hafal 30 juz, diantaranya; Nenek Wiji usia 72 thn ini:

https://lintasbabel.inews.id/.../kisah-nenek-72-tahun...

Dan kita kenal lampu pijar setelah Tomas Alfa Edison melewati percobaan panjang dan akhirnya berhasil padahal ketika itu hampir semua manusia tidak sampai pikirannya kepada sesuatu yang namanya lampu pijar. Maka jadilah elang yang terbang ke angkasa gagah perkasa meninggalkan zona nyaman.

Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya ('Āli `Imrān:159).

Ust. Muh. Fuad Qowwam, Lc - Mahad Fursanul Haq Barombong
read more...

Sunday, September 11, 2022

Empat Tanda Kebahagiaan

Dalam kehidupan ini, setiap dari kita menginginkan kebahagian. Kita berusaha dengan berbagai cara, baik siang maupun malam, untuk mewujudkan kebahagian tersebut. Namun kebanyakan dari kita tidak tahu dan mengerti apa sebenarnya yang menjadikan hidup kita bahagia di dunia ini. Padahal Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sejak dahulu sudah mengabarkan bahwa ada empat perkara yang menjadikan hidup bahagia. 


Dalam hadis riwayat Ibnu Hibban, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda;

 أَرْبَعٌ مِنَ السَّعَادَةِ: اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، وَالْمَسْكَنُ الْوَاسِعُ، وَالْجَارُ الصَّالِحُ، وَالْمَرْكَبُ الْهَنِيُّ. 

“Ada empat perkara termasuk kebahagiaan; istri yang shalihah, tempat tinggal yang lapang, teman atau tetangga yang baik dan kendaraan yang nyaman.”
read more...

Saturday, August 21, 2021

Tetap Ditulis Baginya Pahala

Dari Abu Musa Al Asy'ari رضي الله عنه, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :  

"Bila hamba itu sakit atau bersafar, maka dituliskan untuknya semisal apa yang dia amalkan ketika dia mukim (tidak bersafar) dan sehat". HR Bukhari No. 2996


‏Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin رحمه الله : 

Bahwasanya manusia bila kebiasaannya beramal shaleh, kemudian dia sakit dan dia tidak lagi mampu atasnya, maka akan dituliskan pahala sempurna untuknya. Walhamdulillah atas nikmat-nikmatNya 

Maka apabila kamu, sebagai contoh : bahwasannya kebiasaanmu shalat berjama'ah, kemudian kamu sakit dan tidak mampu lagi shalat berjama'ah maka kamu sama seperti orang yang shalat berjama'ah dan tetap dituliskan pahalamu sebanyak dua puluh tujuh derajat.

Dan sekiranya kamu safar, sedang kebiasaanmu di waktu mukim di negrimu senang menghidupkan shalat sunnah , membaca al qur'an, bertasbih, bertahlil, dan bertakbir, akan tetapi ketika kamu safar, kamu tersibukkan dari hal-hal tersebut maka sungguh tetap dituliskan untukmu apa yang dahulunya kamu amalkan di negrimu di waktu mukim. Sebagai contoh : sekiranya kamu safar dan kamu shalat sendirian di daratan, sedangkan tidak ada seorangpun bersamamu maka sungguh akan ditulis untukmu pahala shalat berjama'ah secara sempurna, bila kebiasaanmu shalat berjamaah diwaktu mukim.

Dan demikian ini terdapat perhatian bagi orang yang berakal, agar selama dia berada pada kondisi sehat dan waktu luang, maka hendaknya dia terus bersemangat untuk beramal shaleh hingga apa bila dia sudah merasa lemah darinya, karena sakit atau kesibukan, maka tetap akan dituliskan pahala sempurna untuknya.

Maka ambillah masa sehatmu dan masa lapangmu, dan beramal shalehlah hingga apa bila engkau tersibukkan dengan sakit atau selainnya maka tetap dituliskan pahala sempurna untukmu. Walhamdulillah.

Oleh karena itu, berkata Ibnu Umar رضي الله عنهما :

 ‎خذْ من صحتكَ لمرضك، ومن حياتكَ لموتك. 

"Ambillah masa sehatmu karena akan datang masa sakitmu dan masa hidupmu karena akan datang masa matimu". Syarh Riyadh As Shalihin (2/189).

___________________________

Ustadz Abu Abdillah Fakhruddin - WAG As Sunnah Makassar


read more...